Tips Kesehatan - Sadarkah Anda bahwa pada sebatang rokok yang dibakar
ada ribuan zat-zat beracun yang merugikan bagi tubuh dan sangat mematikan.
Kandungan rokok dan asapnya sangat berbahaya bila dihirup oleh perokok aktif
maupun perokok pasif. Berikut ini akan dijelaskan 10 zat yang terkandung pada
rokok :
- Kandungan Rokok – Nikotin
Nikotin adalah senyawa kimia organik yang menyebabkan
perokok merasa rileks dan membuat kecanduan. Nikotin berasal dari tembakau
merupakan racun syaraf yang potensial dan biasanya digunakan untuk keperluan
bahan baku insektisida. Nikotin membawa zat karsinogen. Karsinogen adalah zat
merugikan yang dapat memicu penyakit kanker karena zat ini dapat menghambat
kekebalan tubuh untuk melawan penyakit kanker. Konsumsi nikotin yang rutin
secara terus-menerus juga akan menyebabkan karsinogen mengendap pada paru-paru
dan melubanginya.
- Kandungan Rokok – Tar
Tar adalah zat mematikan yang dihasilkan oleh
pembakaran tembakau pada rokok. Tar merupakan campuran 4000 zat kimia yang
sebagian bersifat karsinogenik dan sifatnya dapat melekat ke paru-paru. Tar
akan meninggalkan noda pada gigi sehingga berubah warna menjadi kecoklatan. Tar
adalah zat mematikan yang dapat mengakibatkan timbulnya berbagai masalah gigi
dan gusi serta kanker mulut. Tar menyebabkan rusaknya paru-paru dan menimbulkan
penyakit bronkitis serta dapat membuat organ paru-paru membusuk secara
bertahap. Racun yang terdapat pada tar juga dapat memicu pertumbuhan tumor.
- Kandungan Rokok – Sianida – Hidrogen Sianida
Sianida pada rokok berbentuk gas hidrogen sianida.
Hidrogen sianida biasanya digunakan untuk bahan pembuatan plastik dan
pestisida. Sianida merupakan racun yang mematikan. Racun ini akan menghambat
tubuh menyerap oksigen untuk mempertahankan hidup. Sianida akan diserap tubuh
dan mematikan sel karena kehabisan oksigen. Pada dosis tertentu hidrogen sianida
dapat menyebabkan kematian hanya dalam waktu 15 menit saja.
- Kandungan Rokok – Benzene
Zat kimia benzene disebut juga sebagai senyawa bensol.
Senyawa bensol bersifat tidak berwarna, mudah terbakar dan berbau manis.
- Kandungan Rokok – Cadmium
Cadmium / kadmium adalah logam berat yang berbahaya
bagi pembuluh darah dan sifatnya sangat beracun. Kadmium merusak organ ginjal
dan hati dalam jangka waktu yang lama.
- Kandungan Rokok – Metanol
Metanol dikenal dengan nama metil alkohol atau
spiritus. Metanol merupakan alkohol yang paling sederhana. Sifatnya adalah
cairan yang ringan, mudah menguap, mudah terbakar, tidak berwarna, berbau khas
dan beracun. Metanol biasanya digunakan sebagai bahan additif etanol bagi
industri, bahan bakar dan bahan pendingin anti beku. Pada zaman orang Mesir
kuno, metanol digunakan untuk campuran pengawetan mayat menjadi mumi.
- Kandungan Rokok – Amonia
Amonia adalah senyawa kimia berupa gas dan berbau
tajam yang khas. Amonia merupakan zat kimia yang dapat merusak kesehatan karena
amonia adalah gas beracun jika terhirup tubuh. Jika terkena paparan amonia
dalam konsentrasi tinggi dapat menyebabkan penyakit paru-paru dan sampai pada
kematian.
- Kandungan Rokok – Formaldehida
Formaldehida merupakan cairan kimia yang sangat
beracun. Formaldehida menyebabkan tarikan nafas menjadi pendek dan sering,
hipotermia, kanker hidung dan tenggorokan. Jika terpapar cairan ini dalam
jumlah banyak dapat menyebabkan kematian.
Formaldehida biasanya dipakai untuk membasmi bakteri
atau disinfektan. Formaldehida sebagai disinfektan dikenal dengan nama formalin
yang dimanfaatkan untuk membersihkan lantai, gudang dan kapal. Berikut ini
adalah kegunaan dari formaldehida atau formalin :
Pengawet mayat
dan bangkai binatang.
Pembasmi lalat dan serangga.
Bahan untuk membuat pupuk urea.
Bahan pengeras gelatin dan kertas.
Bahan untuk membuat zat pewarna, cermin, kaca.
Pencegah korosi sumur minyak.
Bahan pembuatan berbagai jenis parfum.
Bahan untuk pengawet kosmetik dan pengeras kuku.
- Kandungan Rokok – Arsenik
Arsenik adalah zat kimia berbahaya dan sangat beracun
yang dimanfaatkan untuk bahan racun tikus. Pada zaman dulu arsenik sering
digunakan para penguasa kerajaan untuk membunuh lawan-lawannya karena arsenik
memiliki daya bunuh yang luar biasa dan sulit dideteksi.
- Kandungan Rokok – Karbon monoksida
Karbon monoksida (CO) merupakan gas yang berbahaya
karena tidak dapat terdeteksi. Gas ini tidak berwarna, tidak berbau dan tidak
berasa sehingga menyulitkan orang mewaspadai gas ini. Zat kimia beracun ini
biasanya dikeluarkan oleh asap buangan mobil. Jika tubuh menghirup gas CO maka
akan langsung diserap oleh hemoglobin (sel darah merah). Celakanya gas CO lebih
mudah diserap oleh hemoglobin daripada oksigen. Tubuh yang menyerap gas CO akan
berakibat pusing karena kekurangan oksigen, muntah-muntah, sesak nafas, pingsan
bahkan dapat menyebabkan kematian.


0 Response to "Kandungan Rokok dan Bahayanya Pada Kesehatan Tubuh | Tips Kesehatan"
Post a Comment